Pengikut

Minggu, 15 Mei 2016

Kamis,12mei16

Katanya setiap orang punya hak untuk mengemukakan pendapat, tapi mungkin tidak untuk disini. Bagaimana bisa aku menerima perkataan yang sama sekali tidak aku lakukan. Bagaimana bisa aku menerima pernyataan yang tidak kuperbuat. Kenapa aku selalu ada diposisi tertuduh, kenapa tak bisa sedikit saja menerima penjelasanku. Aku dimaki, aku diperlakukan tak baik, aku sakit mungkin tidak difisik tapi disini ditempat yang tak pernah kamu lihat tak pernah orang ketahui HATI ya hatiku sakit. Padahal aku tak pernah membohongi, mencoba atau berniat pun tak pernah terlintas dipikiranku. Berkali kali aku diperlakukan seperti ini, apa kamu tak bisa sedikit saja berkata lembut kepadaku? Apa tidak bisa memeluk ku sebentar saja sebennntar saja? Aku butuh kamu aku sangat dan akan selalu butuh kamu, tidak hanya aku tapi mereka. Tapi kenapa kamu memperlakukan kami seakan manusia yang tak punya hati, tak punya rasa. Mungkin kamu tak salah, tapi caramu yang mengendalikan kami yang salah. Caramu kasar, kami bagai pembantu bagai binatang yang selalu salah dimatamu. Sekali lagi tapi kami punya hati, hati yang menangis setiap kamu perintahi kami. Tapi tolong, jangan siksa mereka, cukup aku yang kamu jadikan pelampiasan, cukup aku yang kamu katakan terburuk, cukup aku yang kamu kasarkan, cukup aku yang kamu maki, cukup aku yang merasakan sakitnya perlakuanmu. Tapi demi apapun aku tetap sayang kamu, aku tetap hormat padamu, kamu tetap kebangganku, kamu tetap panutan ku, kamu tetap baik, tapi mungkin tidak yang terbaik. Terimakasi telah menjaga membimbing merawat mengasihi ku dahulu, akan ku buktikan aku bisa mewujudkan apa perkataan mu, aku bisa buktikan itu aku berjanji. Biarlah luka ini ku pendam sendiri, luka terdalam, luka yang tak akan pernah sembuh seumur hidupku.
Hanya satu pintaku, tolong kamu perlakukan manusia semanusia mungkin walau ia didalam kendalimu.

Minggu, 24 April 2016

24Apr's16

Besok uts, rencana malam ini belajar tapi aku terlalu lelah.
3 hari yang lalu, 20 april'16. Pertama kalinya aku ngerasa gak dihargai, sakit.sakit.sakit. sia sia, padahal aku tak pernah mengecewakan, tapi aku diperlakukan seakan paling bersalah, paling hina, dan paling jahat, padahal aku punya hati yang gak pernah ia sadari selama ini. Never!

Never

Apa kamu tidak bisa melihat? Ada aku yang terus memandang walau tak dibalas.
Apa sudah tak bisa merasa? Ada aku yang sangat memperdulikanmu dengan sangat walau kadang merasa lelah tak dihargai.
Renungkanlah..
Apa aku hanya bertahan untuk kesenangan sesaat seperti ini?
Jelas tidak, ada suatu rasa yang mungkin tak bisa aku ucapkan dengan kata kata tapi ini jelas, for you.

So late, 24 Dec 15

Berfikirlah, sudah berapa hal yang aku abaikan, sudah berapa ucapan yang aku acuhkan, demi kamu.
Berhentilah menerka bahwa aku hanya main-main
Aku padamu sudah tak sebercanda dulu, bercerminlah kita bukan yang dulu, aku telah dewasa kau juga
Aku telah berfikir kedepan, tapi kamu hanya jalan ditempat tak mendampingi pikiranku
Kamu tau ?
Aku selalu menutup pintu, tak ada orang lain yang bisa masuk, karna hanya untukmu pintu ini ku buka lebar walau kamu hanya berdiri ditengah entah berniat masuk atau mungkin berbalik pergi lagi.

Mawar

Sepucuk mawar tak akan membuat luka bila kau memegangnya dengan hati-hati, begitupun hati.